SILAB

Detail Logbook

PENGUJIAN HIPOTESIS DENGAN EXCEL

Logbook #225
Informasi Pengguna

Nama : Auvita Isa Sahara

NIM : J410240068

Mata Kuliah : Praktikum Biostatistik Dasar

Dosen Pengampu : Prof. Dr. Yuli Kusumawati, S.KM., M.Kes (Epid)

Informasi Kegiatan

Lokasi : Lab Komputer

Tanggal : 01-12-2025

Jam Kegiatan : 09:50 - 11:30

Durasi : 100 Menit

Jumlah Mahasiswa : 21 Orang

Jenis Kegiatan : Praktikum

Detail Kegiatan
PENGUJIAN HIPOTESIS DENGAN EXCEL

A. Pengujian hipotesis adalah prosedur statistik untuk memutuskan apakah suatu hipotesis tentang parameter populasi diterima atau ditolak berdasarkan data sampel. Langkah-langkah pengujian hipotesis meliputi: merumuskan hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (H1), menentukan taraf signifikansi (α), memilih jenis uji statistik, menghitung nilai uji dari data sampel, menentukan daerah penolakan berdasarkan nilai kritis, dan mengambil keputusan. Dalam penggunaan MS Excel, pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan memanfaatkan fungsi statistik dan add-in Analysis ToolPak. Misalnya, untuk ujit atau uji-z dapat digunakan fungsi seperti T.TEST, Z.TEST, atau melalui Data Analysis untuk uji lebih kompleks seperti t-test dua sampel. Excel memudahkan perhitungan nilai p-value sehingga memudahkan peneliti menentukan apakah hipotesis nol ditolak atau tidak berdasarkan nilai signifikansi. Secara singkat, Excel dapat digunakan sebagai alat untuk: • Memasukkan data sampel • Menghitung nilai uji statistik dan p-value • Membandingkan hasil dengan nilai signifikansi (α) untuk pengambilan keputusan statistik Ini mempermudah analisis data dalam penelitian kesehatan dan bidang lainnya. Alat dan Bahan / Instrumen 1. Komputer atau laptop 2. Program Ms Excel D. Langkah kerja/ Kasus yang dibahas A. Bukalah data latihan yang sudah diinput B. Berisi langkah kerja praktik atau kasus yang akan dibahas B. UJI PERBEDAAN DUA RATA-RATA BERPASANGAN (T-TEST) Untuk menentukan apakah varians dua sampel sama atau berbeda di Excel, 1. Menghitung varians masing-masing sampel menggunakan fungsi =VAR.S(range_data). 2. Hitung rasio varians terbesar terhadap varians terkecil. Jika rasio ini kurang dari 4:1, asumsi varians dianggap sama; jika lebih besar, varians dianggap berbeda. 3. Selain cara manual, Excel menyediakan uji F dua sampel (F-Test) melalui add-in Analysis ToolPak: buka Data → Data Analysis → pilih "F-Test Two-Sample for Variances," masukkan rentang data dua sampel, dan lihat output statistik F dan nilai p. Jika nilai p lebih kecil dari tingkat signifikansi (misal 0,05), varians kedua sampel dinyatakan berbeda secara signifikan; jika lebih besar, varians dianggap sama. 4. Metode ini penting untuk memilih jenis uji t yang tepat pada analisis perbedaan rata-rata dua kelompok independent Langkah kerja pengujian hipotesis menggunakan Excel secara singkat dan mudah dipahami adalah sebagai berikut: 1. Buka file data yang sudah diinput di Excel. 2. Klik menu "Data" lalu pilih "Data Analysis" di pojok kanan atas. 3. Pilih uji yang ingin digunakan, misalnya "T-Test Paired Two Sample for Means", lalu klik "OK". 4. Masukkan rentang data untuk Variable Range 1 (misal kolom data sebelum perlakuan). 5. Masukkan rentang data untuk Variable Range 2 (misal kolom data setelah perlakuan). 6. Pilih lokasi output hasil analisis pada opsi "Output Range". 7. Centang (√) bagian "Labels" jika data sudah termasuk header. 8. Klik "OK" untuk melihat hasil uji hipotesis di Excel.